Distribusi Soal UN di Mataram Dikawal Ketat Polisi


soal UN

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM– Proses pendistribusian soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikawal ketat pihak kepolisian, Sabtu. “Tahun ini ada sebanyak 1.016 dus soal UN SMA/MA dan 230 dus soal UN SMK yang akan dikirim ke sekolah-sekolah di Kabupaten/Kota,” kata Imhal.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) NTB H Imhal, pendistribusian soal UN telah dikirim ke 10 Kabupaten/Kota secara bertahap. Untuk sekolah di wilayah Pulau Sumbawa soal telah didistribusikan, Jumat (11/4) sekitar pukul 16.00 Wita. Dengan kawalan ketat pihak kepolisian, soal didistribusikan ke Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Sementara soal UN di pulau Lombok hari ini sudah didistribusikan dari Kantor pos ke Dinas Pendidikan yang berada di masing-masing Kabupaten/Kota. Untuk pulau Lombok, soal didistribusikan ke Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara.

Khusus Kota Mataram, soal langsung dipilah per kecamatan dan disimpan di masing-masing Polsek, sesuai dengan wilayah sekolah. Soal diinapkan di masing-masing polsek dan akan diambil oleh panitia UN sebelum ujian di mulai.

Tahun in jumlah peserta ujian terdiri dari 46.897 peserta SMA/MA dan 14.688 peserta SMK. Menurut Imhal siswa peserta UN yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota di NTB tersebut diantaranya di Kota Mataram sebanyak 6.436 siswa, Kota Bima sebanyak 3.624 siswa, Lombok Barat sebanyak 7.648 siswa, Lombok Utara sebanyak 2.164 siswa, Lombok Tengah 10.263 siswa, Lombok Timur sebanyak 12.937 siswa, Sumbawa Barat sebanyak 1.500 siswa, Sumbawa sebanyak 5.191 siswa, Dompu sebanyak 4.041 siswa dan Bima 7.365 siswa.

Sementara pengawasan ujian sendiri akan dilakukan secara silang oleh 5.648 pengawas di tingkat SMA/MA dan 1.712 pengawas tingkat SMK. Imhal mengatakanpara pengawas tersebut nantinya akan disebar di 2.824 ruang ujian di tingkat SMA/MA dan 856 ruang ujian tingkat SMK.

Dikpora menghimbau kepada seluruh siswa yang akan mengikuti UN untuk tidak percaya terhadap isu-isu beredarnya kunci jawaban palsu ataupun sebaran SMS oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Pihaknya meminta agar para siswa memantabkan diri untuk belajar dan pecaya pada kemampuan diri sendiri. Dengan demikian, siswa bisa mengikuti UN dengan baik dan lulus UN dengan hasil yang maksimal.

sumber: ROL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s