Jaring capres, 6 ribu kader PKS NTB ikuti Pemira


MATARAM (26/11) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) punya cara sendiri untuk menjaring calon presiden RI yang akan diusung pada pemilu presiden mendatang. Tidak seperti partai lain yang mengadakan konvensi atau munas , PKS menggunakan sistem pemilu raya atau PEMIRA.

“ini adalah dinamika arus bawah, bukan pertarungan elit” ungkap Johan Rosihan,ST yang menjadi ketua panitia PEMIRA PKS di NTB.
Seluruh anggota PKS punya hak untuk memilih capres dari kalangan kader, tegasnya Selasa siang (26/11) di Mataram.

Bersamaan dengan daerah lain di Indonesia, PemiraPKS akan berlangsung Sabtu pekan ini (29/11). Untuk wilayah NTB, PemiraPKS akan diikuti oleh sekitar 6.000 orang pengurus dan kader PKS dari tingkat wilayah (propinsi) hingga ranting (desa/kelurahan).
Untuk itu, PKS NTB telah membentuk panitia pelaksana PEMIRA yang diketuai oleh Johan Rosihan, ST, wakil ketua H. Patompo Adnan, Lc, sekretaris Uhibbussa’adi, ST, bendahara Rahmansyah, SE, dan anggota H. Zainudin Sulaiman, Lc.

Dalam beberapa hari ini, panitia PemiraPKS akan bekerja menyiapkan dan mendistribusikan surat suara ke seluruh daerah di NTB. Termasuk mensosialisasikan 22 nama calon presiden dari internal kader PKS. Calon-calon presiden yang ditawarkan tersebut adalah kader yang dianggap layak menjadi capres seperti pengurus pusat PKS, anggota fraksi PKS di DPR RI, menteri dan mantan menteri, gubernur, dan tokoh nasional. 22 nama capres PKS tersebut dapat di dilihat di halaman facebook PKS NTB dengan alamat facebook.com/infoPKSNTB.

Menariknya, Fahri Hamzah, SE yang merupakan salah satu kader PKS asal NTB, adalah salahsatu dari 22 nama nominasi calon Presiden RI tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s