14,2 Persen Penduduk NTB Dapat Akses Air Bersih


LOMBOKita – Asisten Deputi Urusan Penguatan Ketahanan Gizi dan Kesehatan Lingkungan Kementrian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra) RI, Meida Octarina mengatakan, jumlah penduduk di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mendapat akses air bersih sebanyak 14,2 persen.

“Berarti kurang dari seperempat jumlah penduduk NTB mendapat pelayanan air bersih,” kata Meida di Mataram pada acara rapat koordinasi nasional (Rakornas) penguatan kebijakan dan strategi ketersediaan air dan sanitasi dasar layak yang dilaksanakan selama dua hari di Mataram, Jum’at (19/4/2013).

Rakornas yang dibuka Deputi Kemenko Kesra Bidang Koordinasi Kesehatan Kependudukan dan Keluarga Berencana, Dr. Emil Agustiono, tersebut diadakan sebagai upaya untuk penguatan ketersediaan air berkualitas dan sanitasi dasar yang layak dalam mewujudkan percepatan pencapaian tujuan Millenium Develovment Golds (MDGs) tahun 2015.

Dijelaskannya, target capaian program kesehatan masyarakat adalah penyediaan akses sumber air bersih yang menjangkau 67 persen penduduk dan akses sanitasi dasar yang layak menjangkau 75 persen penduduk sebelum tahun 2014.

Hal ini menunjukan secara nasional masih terdapat rumah tangga dengan pemakaian air kurang dari 20 liter per orang dalam sehari. “Bahkan kurang 5 liter per orang per hari,” katanya.

Sementara itu, secara persentase, rumah tangga dengan jumlah pemakaian air per orang per hari kurang dari 20 liter dan tertinggi ada di Kepulauan Nusa Tenggara dengan angka 42,0 persen. “Masih ada 15,8 persen yang tidak menggunakan fasilitas BAB (Buang Air Besar),” ucap Meida.

Pengelolaan sanitasi air, katanya, masih menjadi masalah nasional. Masalah tersebut muncul dari persentase rumah tangga yang tidak akses air keperluan rumah tangga sebesar 14 presen, persentase rumah tangga yang tidak menggunakan fasilitas tempat BAB yaitu sebanyak 15,8 persen, persentase rumah tangga yang tidak memiliki akses terhadap pembuangan tinja layak sebesar 44,5 persen.

“Hanya 24,9 persen rumah penduduk di Indonesia tergolong rumah sehat,” kata Meida. (ari)

Source: lombokita.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s