Oknum Mahasiswa Akui Palsukan KHS


Mataram (Suara NTB) –
Setelah pihak Universitas Mataram (Unram) mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan, akhirnya AM, oknum mahasiswa yang diduga memalsukan Kartu Hasil Studi (KHS) mengakui perbuatannya. Hal tersebut diungkapkan langsung Rektor Unram Prof. H. Sunarpi, P.hD, saat ditemui wartawan di kantor Wali Kota Mataram, Kamis (1/3) kemarin.


Sunarpi menjelaskan, menurut hasil berita acara pemeriksaan yang dilakukan pihak Unram, mahasiswa yang bersangkutan mengaku melakukan pemalsuan KHS dengan sadar dan dilakukan sendiri. Pihaknya tidak menemukan adanya keterlibatan dosen.
“Menurut hasil berita acara pemeriksaan, dia melakukan sendiri dan tidak melibatkan dosen. Dia melakukan dengan sadar dan sendiri, hanya semata-mata untuk memenuhi prasyarat sebagai calon ketua BEM Universitas Mataram,” terangnya.
Atas dasar bukti-bukti yang telah dikumpulkan pihak Unram tersebut, nantinya hasil BAP ini akan ditangani lebih lanjut untuk dirapatkan dalam rapat pimpinan Unram sebagai dasar, untuk mengambil tindakan. “Kita ada kode etik, dalam kode etik tersebut cukup bervariatif jenis tindakan yang harus diambil, oleh karena itu kita harus mengambil keputusan melalui rapat pimpinan universitas,” tegasnya.
Rektor menyebut rapat pimpinan ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam rapat pimpinan inilah nantinya akan diambil keputusan, sesuai kesalahan dan tindakan yang dilakukan. Mulai dari mejatuhkan skorsing 1 semester, 2 semester hingga melakukan pemberhentian kepada oknum mahasiswa bersangkutan. (nia)

Satu pemikiran pada “Oknum Mahasiswa Akui Palsukan KHS

  1. hal biasa bagi yang haus kekuasaan layaknya Jendral Tangan Besi. Selalu memakai cara busuk untuk menghancurkan lawan politiknya untuk mempertahankan kekuasaannya. Di lingkungan UNRAM ini hal tersebut biasa, membuat pernyataan yang tidak sesuai fakta. Apa lagi dengan mencemarkan nama baik orang lain.
    Faktanya, KHS calon ketua BEM tersebut belum keluar, sedangkan batas pendaftaran ketua BEM hanya 2 hari. Jadi terpaksa saudara calon ketua BEM itu membuat transkrip nilai dengan perhitungan dari beberapa nilai yang sudah keluar dan dari nilai KHS sebelumnya.
    Ada 1 hal lagi yang sangat lucu, yang bergelut di politik PRAKTIS kampus ini, yang haus kekuasaan ini dari kalangan mereka yang berpeci, yang berjanggut, dan berjubah yang seharusnya kerjanya berdakwah, mengaji dan mendalami ilmu agama, bukannya menjadi boneka Birokrat kampus yang kebusukannya tak jauh beda dengan yang duduk di kursi DPR.

    kalau komentar saya dihapus admin, berarti negara ini namanya saja negara demokrasi, tapi nyatanya tidak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s