Bima Dinilai Kondusif Personel Brimob Jatim Dipulangkan


http://www.suarantb.com/2012/02/29/Sosial/detil3%203.html

Kota Bima (Suara NTB)-
Situasi Bima saat ini dinilai sudah kondusif. Oleh karenanya, sejak beberapa waktu lalu rombongan Brimob Polda Jatim yang telah bertugas selama sekitar 1 bulan telah dipulangkan. Sementara, mengenai 40 tahanan perkara Pelabuhan Sape yang belum kembali, Polres Bima Kota tetap berharap agar mereka segera menyerahkan diri.

“Brimob yang ditempatkan di sini (Kota Bima, red) telah dipulangkan,” ujar Kapolres Bima AKBP Kumbul KS SIK saat ditemui di Mapolres, Selasa (27/2) siang. Para personel yang tersebut dipulangkan karena pihaknya menilai situasi Bima saat ini sudah kondusif. Sementara di Pelabuhan Sape, masih belum dan dijaga oleh sejumlah personel.

Hanya saja, katanya, saat ini tinggal para tahanan yang belum menyerahkan diri. Sebenarnya mereka mau menyerahkan diri namun masih ragu. Namun demikian, pihaknya tetap berharap sekitar 40 orang tahanan tersebut segera menyerahkan diri. Sebab jika tidak, para tahanan tersebut akan kesulitan dan tidak tenang seumur hidup. Misalnya, mereka ketika mereka akan mendaftar sebagai Kepala desa atau mencalonkan diri sebagai anggota legislatif maupun ikut tes CPNS akan terhambat. Sebab, pencalonan tersebut membutuhkan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) sebagai persyaratan.

“Nanti ini akan menjadi catatan, mau mengurus SKCK tidak bisa” terangnya. Tidak saja bagi dirinya, kesulitan juga akan dialami oleh anak-anaknya kelak. Misalnya ada anak-anak dari para tahanan ini yang akan menikah dengan anggota Polri atau TNI akan terhambat, sebab sebagai persyaratannya akan juga membutuhkan SKCK.

Oleh karenanya, sekali lagi dia berharap agar para tahanan tersebut segera menyerahkan diri. Sebab, itu bukan untuk kepentingan Kepolisian maupun pemerintah melainkan kepentingan para tahanan itu sendiri. Sebab, hingga kapan pun waktu berlalu tidak akan merubah status tersangka yang di sandang. “Mau ganti 30 kali Kapolres pun dia tetap menjadi tersangka,” tandas Kumbul.

Sudah banyak contoh, bagi mereka yang telah menyerahkan diri. Seperti Adi Supriadi yang tersangkut aksi unjuk rasa yang berujung pembakaran Kantor Camat Lambu hanya divonis 2 bulan saja. Begitu juga dengan 9 mahasiswa, divonis dua bulan bahkan saat itu langsung bebas.

Sebenarnya, lanjut Kumbul, guna memberikan himbauan ini pihaknya juga telah melakukan melalui safari Jumat yang dilakukan pihaknya. Setiap Jumat, pihaknya berkeliling di masjid-masjid Lambu untuk memberikan pemahaman. Pertama, Polisi tidak akan menangkap warga Lambu yang tidak bersalah. Kedua, menghimbau agar para tahanan kasus Pelabuhan Sape segera menyerahkan diri demi kepentingan pribadinya.

Memang sejauh ini, katanya, memang terdapat komunikasi antara pihaknya dengan 40 orang tahanan tersebut. Hanya saja, ketika mereka hendak menyerahkan diri namun ditunda tunda karena mendengar hasutan seperti pemukulan yang akan dilakukan Kepolisian. Pihaknya menjamin tidak akan ada pemukulan tersebut.

Ditanyai terkait permohonan penangguhan yang diajukan oleh Front Rakyat Anti Tambang (FRAT) terhadap 40 tahanan melalui Ketua LMND pusat dalam rapat akbar lalu, Kumbul menyebutkan tidak mungkin. Alasannya, karena permohonan tersebut diajukan sebelum peristiwa pembakaran Kantor Bupati Bima tepatnya pada tanggal 21 Januari. Kedua, karena saat ini para tahanan tersebut sudah dalam proses hukum.

Begitu juga saat ditanyai terkait permohonan FRAT yang meminta agar para pelaku pembakaran tidak ditangkap. Menurut Kumbul, Polisi saja saat ini belum tahu siapa pelakunya sebab saat ini masih dalam penyelidikan yang diawali dengan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. “Makannya dari olah TKP tersebut kita akan ambil kesimpulan dan juga dari pemeriksaan saksi-saksi,” pungkasnya. (use)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s