Warga Gerung Ngadu ke DPRD NTB


Terkait Tewasnya Tahanan Narkoba

MATARAM-Puluhan warga Gerung, Lombok Barat mendatangi kantor DPRD NTB, Sabtu (25/6) lalu. Mereka mengadukan kasus tewasnya salah seorang warga setempat berinisial HI, PNS Pemkot Mataram, pascadiinterogasi penyidik di Ditnarkoba Polda NTB, Rabu (1/6) lalu. Keluarga meminta kejelasan dari Polda NTB terkait persoalan ini.
Dalam rombongan warga yang mengatasnamakan keluarga besar tahanan yang meninggal ini, terdapat sejumlah tokoh masyarakat Lobar. Di antaranya HL Takdir Mahdi (mantan Ketua DPRD Lombok Barat), H Lalu Anggawa Nur Aksi (kepala Bappeda Kota Mataram) dan HL Mahfudz (mantan Kakanwil Kementerian Agama NTB). ‘’Kami meminta para wakil rakyat untuk terus mendorong pengusutan kasus ini. Kami butuh kejelasan penyebab kematian dalam penanganan hukum ini,’’ tandas Takdir ketika diberikan kesempatan berbicara di dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam ini.
Keluarga korban juga mempertanyakan alasan penangkapan. Padahal tidak ditemukan barang bukti ataupun pihak yang disebut kepolisian akan bertransaksi narkoba dengan korban. Begitu juga dengan langkah petugas kepolisian yang memberikan air gula kepada korban yang kejang-kejang saat pemeriksaan, kemudian dilarikan ke RSJP Mataram dan akhirnya meninggal dunia.
Diberitakan koran ini, Kabid Humas Polda NTB AKBP Sukarman Husein mengatakan, tersangka kasus narkoba ini tewas karena sakau. Dan ini sudah dipastkan tim dokter Direktorat Narkoba Polda NTB yang melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban. Tidak ada luka bekas penyiksaan ataupun luka tembak. Saat diperiksa, tersangka tidak dalam tekanan. ‘’Kami sudah berupaya untuk meminta otopsi, tapi keluarga tidak mengizinkan. Sampai saat ini pihak keluarga tidak mempersoalkan kematiannya,’’ terang Sukarman belum lama ini.
Kedatangan warga ini diterima langsung Ketua DPRD NTB Drs HL Sujirman bersama Wakil Ketua HL Moh. Syamsir, dan sejumlah anggota Komisi I DPRD NTB. Dikatakan, dewan sudah berkoordinasi dengan jajaran Polda NTB dan diperoleh kejelasan, bahwa Kapolda NTB belum dapat hadir karena sedang disibukkan kegiatan HUT Bhayangkara. ‘’Saya berkoordinasi langsung dengan Bapak Kapolda. Kami bersepakat pertemuan lanjutan akan digelar 27 Juni dan akan dihadiri langsung kapolda,’’ jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD NTB HL Moh. Syamsir mengatakan, persoalan ini akan disampaikan kepada Polda NTB sehingga nanti bisa dijelaskan secara transparan. Sedangkan, Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB HL Sajim Sastrawan menuturkan, persoalan ini akan dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Provinsi NTB yang dijadwalkan awal Juli 2011.(mni)

http://lombokpost.co.id/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s