Diduga Memeras, Oknum Wartawan Gadungan Diringkus


Lagi-lagi, profesi Jurnalis tercederai akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Profesi kewartawanan dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan pribadi dengan memeras masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Faturrahman, pria paruh baya yang mengaku sebagai wartawan Tabloid Skandal akhirnya diringkus tim Buru Sergap (Buser) Polres Mataram bekerjasama dengan tim Buser Polda NTB senin (27/12) sore.

Pantauan langsung Global FM Lombok di rumah salah seorang korban bernama Kristian (56), warga jalan Towuti Raya no 11, Perumnas, Ampenan, Kota Mataram. Scenario penangkapan dilakukan senin (27/12) sore sekitar pukul 16.00 wita saat pelaku mendatangi rumah korban dengan maksud memeras korban. Aksi pelaku yang telah tercium sejumlah wartawan media cetak dan elektronik bersama petugas kepolisian langsung menyusun scenario penangkapan.
Kepada wartawan, Kristian menuturkan, setelah mengetahui dirinya menjadi korban pemerasan, ia langsung menghubungi wartawan untuk berkoordinasi terkait tindakan pelakau yang hendak memerasnya. Selanjutnya, korban berpura-pura membuat perjanjian dengan pelaku yang meminta sejumlah uang kepada korban agar kasus jual beli tanah yang melibatkannya tidak dimuat dalam pemberitaan. Waktu pertemuan untuk transaksi pun ditentukan. Saat tiba di TKP, wartawan yang telah menunggu disekitar TKP bersama tim Buser langsung menyergap pelaku saat transaksi dilakukan. Pelakupun beserta barang bukti sejumlah uang langsung digelandang menuju Mapolres Mataram untuk diproses.
Sementara kepada Global FM Lombok korban Kristian dikediamannya mengatakan, kedatangan pelaku pertama kali kerumahnya pada malam hari bertepatan dengan perayaan Natal. Pelaku datang bersama seorang tukang ojek yang diakui pelaku sebagai anggota Buser Kepolisian. Saat ditanya maksud kedatangannya, pelaku mengaku sebagai wartawan dan bermaksud akan memberitakan kasus jual beli tanah yang membelit korban. Korban yang sempat ketakutan langsung mencegah. Pelaku kemudian berpura-pura menawarkan solusi dengan tidak akan memberitakan kasus yang menimpanya, dengan syarat korban harus menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku. Uang dimaksud ungkap Kristian, rencananya akan digunakan pelaku sebagai biaya tiket Munas Wartawan di Jakarta.
Karena tidak percaya, korbanpun mencoba berkoordinasi dengan seorang temannya yang kebetulan adalah wartawan. Selanjutnya petugas kepolisian berhasil meringklus pelaku. Kasus tersebut kini sedang dalam proses di Mapolres Mataram. Sejumlah uang tunai yang dibungkus amplop langsung diamankan petugas sebagai barang bukti. (Lan).

sumber: http://globalfmlombok.com/content/diduga-memeras-oknum-wartawan-gadungan-diringkus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s