Sepakbola NTB Catat Sejarah! Masuk PON Riau


Lolos ke PON Riau 2012

MATARAM—Pertama kali dalam sejarah sepakbola NTB bisa berlaga di pentas Pekan Olahraga Nasional. Kepastian ini didapat setelah menjegal tim pra PON Bali di GOR Turide, kemarin sore.
Tim asuhan Gusnul Yakin ini bermain ketat selama 90 menit, ditambah babak perpanjangan waktu, akhirnya M. Rifky, dkk menjawab asa ribuan mata yang memadati tribun GOR Turide.
Pertandingan berjalan alot, permainan NTB yang menyerang dan terus menyerang, mampu diimbangi Bali yang bermain defensif dan hanya mengandalkan counter attack. Beberapa kali peluang diciptakan oleh anak-anak Bumi Gora ini, namun sepanjang babak pertama tidak mampu membuahkan hasil.
Menit 30, striker andalan NTB Saddam Husen membuka peluang lewat tandukannya. Namun sayang bola masih menyamping di kanan gawang kipper Bali. Rosi Nopri (10) pun tidak mau ketinggalan, hampir saja tendangan spekulasinya mampu merubah skor, tapi bola masih di atas mistar gawang. Pertahanan kokoh yang dibangun Bali serta ancaman counter attack, mampu meredam anak-anak NTB sampai turun minum.
Babak kedua baru berjalan 5 menit, pasukan NTB mendapat hadiah penalti. Rosi (10) yang menjadi eksekutor gagal memaksimalkan kesempatan, bola hanya membentur mistar gawang. Kegagalan ini tidak membuat mental Pramudian dan kawan-kawan kendur. Sebaliknya mereka terus meningkatkan serangan. Akhirnya upaya itu berbuah di menit 63. Meski sedikit menuai protes dari kubu Bali, namun panetrasi Anang Hafizul Fikri (7) di sisi kiri pertahanan Bali mampu merobek jala tim Pulau Dewata. Skor menjadi 1-0.
Gol tersebut disambut gegap gempita oleh ribuan pendukung Tim Pra Pon NTB. Pertandingan kembali berlanjut, dan berlangsung dengan tempo keras sehingga wasit Sunardi terpaksa mengeluarkan 3 kartu kuning. Petaka terjadi di menit 82, kisruh di mulut gawang Rae Sanjaya mamu dimanfaatkan Sukarja (7). Sontekan pelannya mampu mengecoh penjaga gawang utama tim Pra NTB ini. Skor menjadi 1-1. Tak lebih dari 5 menit setelah gol tercipta, pelatih Bali, Sujata pun memasukkan 2 pemainnya, Agus Dwi Dayana dan Ari Yoga masuk menggantikan Sukarja dan I Gusti Aditya untuk lebih berkonsentrasi ke pertahanan, dan praktis pertandingan kembali berjalan monoton sampai babak kedua berakhir.
Karena tim NTT tidak ambil bagian dalam laga ini, maka harus ada pemenang. Pertandinganpun kembali berlanjut 2 x 15 menit. NTB semakin memberikan tekanan dengan sisa-sisa tenaga yang dimiliki Saddam, Ahmad Yani dan kawan-kawan. Menit 117, Gusnul Yakin memasukkan back agresif Wawan (2). Serangan NTB semakin hidup, Wawan mampu mengubah warna pertandingan menjadi lebih tajam. Umpan-umpan terukurnya menyulitkan barisan pertahanan Bali. Tetapi tetap saja tidak mampu mengubah keadaan sampai babak perpanjangan waktu berakhir.
Penentuan pemenang kemudian dilakukan melalui tendangan dari titik penalti. Kedua tim membagi angka 2-2 melalui dua penendang pertama. NTB bahkan ketinggalan lebih dulu setelah penendang ketiga gagal. Kegagalan ini kemudian dibayar dengan penampilan gemilang Rae Sanjaya yang memblok penendang Bali. Bahkan Rae dua kali melakukan hal yang sama sekaligus mengantar tim Pra PON NTB ke Riau.
Kemenangan itu disambut gegap gempita, ratusan supporter pun berteriak kegirangan. Seluruh anggota tim pun bersorak. Pasalnya ini baru kali pertama tim yang dimenejeri H. Syamsul Luthfi ini lolos ke PON. ‘’Alhamdulillah kami lolos, kami buktikan kalau hasil kerja keras seluruh tim dan pendukung berjalan sesuai harapan,’’ ujar Syamsul Luthfi.
Bukan hanya Syamsul Luthfi, pelatih Gusnul Yakin, yang notabene masih baru menangani NTB pun merasa senang. “Kami sudah berusaha maksimal, di pertandingan tadi pun bisa dilihat, kami lebih meguasai pertandingan, dan hasilnya bisa dilihat sendiri. Bali sebenarnya tim yang bagus, mereka punya team work yang luar biasa, fighting spiritnya patut kita contoh, namun ini pertandingan, dan pemenangnya hanyalah satu, terima kasih dukungannya selama ini,’’ jelasnya.
NTB perlu berterima kasih kepada Rae Sanjaya. Kiper utama ini menjadi pahlawan saat tendangan penalti, 2 kali tendangan mampu ditepisnya. Saat dijumpai Lombok post di sela-sela euphoria kemenangan, Rae menuturkan kalau dirinya sangat bangga. ‘’Saya sangat-sangat bahagia, kemenangan ini kemenangan kita semua, kemenangan masyarakat NTB. Ke depan, saat di Pra Pon nanti, kita harus memperbaiki mental bertanding yang saya rasa sangat perlu untuk ditingkatkan,’’ ujarnya.
Ditanya soal penampilan lawannya, Rae berkomentar kalau Bali tim yang bagus. Dengan pola bertahan dan counter attacknya mampu membuat NTB kewalahan. Tidak hanya official dan pemain saja yang larut dalam kemenangan ini, supporter pun juga. Salah satu supporter, Lalu Gede Holy, yang datang jauh-jauh dari Sengkol, Lombok Tengah pun rela menonton demi menyaksikan kemenangan tim nya. ‘’Selamat buat tim Pra Pon NTB, semoga saat di PON mendatang bisa jadi juara,’’ pungkasnya. (cr-rfc)

http://lombokpost.co.id/

7 pemikiran pada “Sepakbola NTB Catat Sejarah! Masuk PON Riau

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s